Jumat, 30 November 2012

Profil Pajabat Otoritas Jasa Keuangan

1. Muliaman Darmansyah Hadad

Muliaman Darmansyah Hadad lahir di Bekasi pada 1960. Meraih gelar Sarjana Ekonomi dari Universitas Indonesia Jakarta dan gelar PhD dalam bidang business and economic dari Monash University Melbourne Australia. Muliaman mengawali karirnya sebagai staf umum di Kantor BI Mataram pada 1986.


blog--sphere.blogspot.com - Ini Profil 7 Petinggi OJK Terpilih

Pada tahun 2003 diangkat sebagai Kepala Biro Stabilitas Sistem Keuangan dan sebagai Direktur Direktorat Penelitian dan Pengaturan Perbankan sejak tahun 2005. Saat ini ia juga aktif dalam kepengurusan Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) sebagai Sekjen, dan dosen di beberapa perguruan tinggi di Jakarta.

Muliaman D. Hadad diangkat pertama kali sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia sesuai Keputusan Presiden RI No.69/P Tahun 2006, tanggal 22 Desember 2006. Muliaman juga menjabat sebagai Anggota Dewan Komisaris Lembaga Penjamin Simpanan, Basel Committee on Banking Supervision (BCBS), dan juga Financial Stability Board (FSB). Diluar kedinasannya, Muliaman juga menjabat sebagai Ketua Umum Masyarakat Ekonomi Syariah (MES).

Ia juga bisa dibilang 'ahli' dalam penelitian dan pengaturan perbankan, dimana termasuk salah satu orang yang membesarkan Direktorat Penelitan dan Pengaturan Perbankan di Bank Indonesia.

Muliaman D Hadad dilantik kembali menjadi Deputi Gubernur BI oleh Ketua Mahkamah Agung Harifin A Tumpa. Pelantikan berlangsung di Gedung MA, Kamis, (29/12/2011).

Muliaman terpilih mengalahkan Wakil Direktur Bank Mandiri Riswinandi dan merupakan hasil pilihan Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat. Muliaman diangkat sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia sesuai Keputusan Presiden RI No.75/P tanggal 21 Desember 2011 dan diambil sumpahnya (dilantik) pada tanggal 29 Desember 2011.

Muliaman terpilih secara aklamasi dalam pemilihan calon DK OJK di Komisi XI DPR RI yang dilaksanakan pada 19 Juni 2012.

2. Nurhaida

Nurhaida lahir di Padang pada 27 Juni 1959. Ia merupakan lulusan SMA 1 Bukit Tinggi yang terus melanjutkan studinya hingga di Indiana University. Ia mendapatkan gelar Master of Business Administration. Nurhaida mengawali karirnya pada 17 Mei 1991 dengan menjadi Kepala Urusan Pembebasan Proyek Pemerintah II.2 Bapeksta Keuangan. Dia bergabung dengan Bapepam pada tahun 1996 lalu.


blog--sphere.blogspot.com - Ini Profil 7 Petinggi OJK Terpilih

Sebelum menjabat sebagai Ketua yang menggantikan Fuad Rahmany di Bapepam LK, Nurhaida merupakan Staf Ahli Bidang Kebijakan dan Regulasi Jasa Keuangan dan Pasar Modal.

3. Ilya Avianti

Prof. Dr. Ilya Avianti, S.E., M.Si., Ak, CPA, lahir di Bandung, 12 Juli 1959. Jabatan terakhirnya adalah sebagai auditor Utama Keuangan Negara VII, Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI). Ia juga merupakan Guru Besar Fakultas Ekonomi, Universitas Padjadjaran (UNPAD), Bandung. Ilya meraih gelar Doktor (Dr) bidang Akuntansi di Universitas Padjadjaran (UNPAD), Bandung pada tahun 2000.

blog--sphere.blogspot.com - Ini Profil 7 Petinggi OJK Terpilih

Ilya merupakan salah satu orang yang mempelopori pengembangan audit berbasis teknologi informasi dengan akses data online dalam rangka pemeriksaan keuangan Negara (e-audit) pada seluruh BUMN. Pendekatan ini memungkinkan auditor BPK dapat melakukan perencanaan audit yang lebih efektif dan efisien tanpa harus datang ke tempat auditee, karena dapat mengakses data dari kantor BPK.

4. Firdaus Djaelani

Firdaus Djaelani yang lahir pada 17 Desember 1954 resmi menjabat sebagai Kepala Eksekutif Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) menggantikan Krisna Wijaya di 2008. Pengangkatan tersebut sesuai dengan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 88/P Tahun 2008 tanggal 10 Oktober 2008, Firdaus Djaelani ditetapkan sebagai Anggota Dewan Komisioner dan Kepala Eksekutif LPS (Lembaga Penjamin Simpanan).


blog--sphere.blogspot.com - Ini Profil 7 Petinggi OJK Terpilih

Firdaus Djaelani, yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Penjaminan dan Manajemen Risiko LPS diangkat sebagai Kepala Eksekutif LPS menggantikan Krisna Wijaya yang mengundurkan diri sejak tanggal 2 Januari 2008.

Sebagai salah seorang anggota tim pembentukan UU No. 40 Tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN), Firdaus Djaelani tahu persis mengenai detik-detik ketergesaan penandatanganan naskah UU SJSN oleh Presiden RI Megawati Soekarnoputri pada 19 Oktober 2004. Padahal, esok harinya, Megawati berhenti jadi Presiden kelima (23 Juli 2001 - 20 Oktober 2004).

Firdaus kini telah mundur dari jabatannya sebagai Kepala Eksekutif LPS pada April 2012. Dia kini menjabat sebagai Dewan Komisioner LPS.

5. Rahmat Waluyanto

Rahmat Waluyanto mengawali karirnya sebagai Staf di Direktorat Pengawasan Badan Usaha Milik Negara pada tahun 1985. Ia diangkat menjadi kepala seksi Direktorat Institusi Keuangan dan Akuntansi pada 1988. Pria yang memasuki umur 54 tahun ini menjabat sebagai Direktur Jenderal di direktorat Pengelolaan Utang.

blog--sphere.blogspot.com - Ini Profil 7 Petinggi OJK Terpilih

Rahmat telah menyelesaikan pendidikannya di Universitas Gadjah Mada jurusan Akuntansi pada tahun 1983. Setelah itu dia melanjutkan studinya di University of Denver, Colorado pada tahun 1992 sekaligus mengantongi dua gelar yaitu MBA dan Master of Science. Tak hanya itu, dia meraih gelar Doktor dan PhD nya di University of Birmingham, Inggris pada tahun 1997.

Rahmat juga pernah menjabat sebagai Deputi Gubernur di International Monetary Fund (IMF) dan merupakan Komisaris PT Perusahaan Listrik Negara (PLN).

6. Nelson Tampubolon

Nelson Tampubolon lahir di tahun 1954. Ia menempuh pendidikan sarjananya di Fakultas Ekonomi jurusan Manajemen di Universitas Parahyangan, Bandung. Setelah itu Ia melanjutkan studinya dan mendapatkan gelar Master of Science in Management di Arthur D Little Management Institute, Boston, AS.

blog--sphere.blogspot.com - Ini Profil 7 Petinggi OJK Terpilih


Tahun 1998, Nelson menjalani Sekolah Staf Pimpinan Bank Indonesia angkatan XXIII, di Jakarta. Sebagai alumnus Lemhannas, Nelson telah menduduki sejumlah jabatan penting di Bank Indonesia. Sejak tahun 2000, Nelson menjabat sebagai Direktur Direktorat Penelitian dan Pengaturan Perbankan BI hingga 2005. I\

Nelson Tampubolon juga pernah menjadi Kepala Perwakilan Bank Indonesia di Singapura. Jabatan itu diembannya selama tahun 2005-2008. Hingga 2012, Nelson menjabat sebagai Direktur Direktorat Internasional BI.

7. Kusumaningtuti Sandriharmy Soetiono

Kusumaningtuti merupakan Mantan Kepala Bank Indonesia untuk kantor perwakilan New York, Amerika Serikat. Kusumaningtuti lahir di London tanggal 21 Juli 1954. Ia pernah menjabat sebagai Direktur Sumber Daya Manusia Bank Indonesia.

blog--sphere.blogspot.com - Ini Profil 7 Petinggi OJK Terpilih


Sebelumnya, Kusumaningtuti pernah menjadi Kepala Pusat Studi Kebanksentralan dan sempat menjabat sebagai Direktur Internasional. Kusumaningtuti juga pernah meraih gelar S2 di The American University, Washington DC, AS.